Bisnis baru sering tergoda membuat website dengan terlalu banyak halaman dan fitur sebelum kebutuhan pelanggan tervalidasi. Pendekatan yang lebih efisien adalah membangun fondasi minimum, lalu berkembang berdasarkan data.
Homepage
Jelaskan siapa bisnisnya, apa offer utama, untuk siapa, dan langkah berikutnya.
Produk atau layanan utama
Buat halaman terpisah hanya jika masing-masing memiliki intent dan informasi yang berbeda.
Contact
Pastikan jalur WhatsApp, email, form, atau lokasi dapat digunakan.
FAQ
Mulai dari pertanyaan yang benar-benar sering muncul dari calon pelanggan.
Tracking dasar
Pasang analytics dan event penting agar keputusan berikutnya berbasis data.
Domain dan ownership
Pastikan domain, hosting, dan akun penting dimiliki atau dikendalikan bisnis.
Tambahkan fitur setelah ada kebutuhan
Blog, ecommerce, CRM, membership, atau automation dapat ditambahkan ketika model bisnis sudah membutuhkannya.
Kesimpulan
Website bisnis baru sebaiknya sederhana tetapi jelas. Prioritaskan informasi dan conversion path sebelum kompleksitas.
