Agency yang terkenal belum tentu paling cocok untuk setiap bisnis. Fit lebih banyak ditentukan oleh problem yang ingin diselesaikan, expertise yang dibutuhkan, cara kerja, dan economics proyek.
Specialization
Periksa apakah agency punya kemampuan pada channel, platform, industri, atau jenis funnel yang relevan.
Case relevance
Case study yang mirip konteks bisnis sering lebih berguna daripada daftar klien besar tanpa penjelasan pekerjaan.
Process
Tanyakan bagaimana audit, planning, execution, approval, reporting, dan iteration dilakukan.
Communication
Pastikan PIC, cadence, escalation, dan response expectation jelas.
Capacity
Agency harus punya kapasitas sesuai volume pekerjaan, bukan sekadar nama besar.
Economics
Fee perlu dibandingkan dengan scope, internal resources, media budget, dan potential value.
Kesimpulan
Pilih agency berdasarkan fit dan kemampuan eksekusi, bukan popularitas semata.
