Sebelum brand mulai menjalankan campaign di Indonesia, lakukan digital due diligence agar aset, akun, tracking, dan operasional tidak menjadi bottleneck setelah traffic masuk.
Domain dan website
Pastikan ownership, DNS, hosting, SSL, backup, dan akses admin terdokumentasi.
Account ownership
Ad account, pixel, analytics, Search Console, marketplace, social account, dan CRM sebaiknya berada di bawah kontrol bisnis.
Tracking
Validasi event utama seperti form, WhatsApp, add-to-cart, checkout, dan purchase sesuai funnel.
Payment dan fulfillment
Pastikan metode pembayaran, shipping, stock, return, dan support benar-benar siap sebelum campaign scale.
Privacy dan security
Data collection, consent, user access, dan security harus mengikuti kebutuhan bisnis dan aturan yang berlaku.
Customer service
Tentukan channel, PIC, SLA, dan escalation untuk lead atau order yang masuk.
Kesimpulan
Digital due diligence mengurangi risiko operasional ketika brand mulai mengakuisisi customer.
