Digital marketing consulting yang baik menghasilkan keputusan dan action plan, bukan hanya deck strategi. Workflow yang jelas membantu tim bergerak dari data ke eksekusi.
1. Discovery
Pahami produk, economics, customer, funnel, target, channel, dan resources.
2. Audit
Tinjau website, campaign, content, SEO, CRM, tracking, dan proses sales sesuai scope.
3. Diagnosis
Tentukan bottleneck utama dan bedakan gejala dari akar masalah.
4. Prioritization
Urutkan pekerjaan berdasarkan impact, effort, confidence, dan dependency.
5. Strategy
Tentukan channel role, offer, audience, message, conversion path, dan measurement.
6. Experiment
Susun hipotesis, variant, KPI, dan decision rule untuk test yang dibutuhkan.
7. Action plan
Tetapkan owner, deadline, deliverable, dan dependency.
8. Review
Gunakan hasil implementasi untuk iterasi berikutnya.
Kesimpulan
Consulting bernilai ketika menghasilkan prioritas dan learning loop yang dapat dijalankan tim.
