Agen SEO sebaiknya dipilih berdasarkan metode, kemampuan implementation, dan transparansi—bukan janji trafik atau ranking cepat.
1. Mulai dari kebutuhan bisnis
Tentukan apakah masalah utama ada pada technical issue, content, local SEO, ecommerce structure, authority, atau measurement.
2. Minta baseline dan audit
Agency perlu memahami kondisi website sebelum menetapkan roadmap.
3. Periksa metode
Tanyakan cara mereka menangani technical SEO, page ownership, content, internal linking, dan backlink.
4. Periksa implementation
Ketahui apakah agency hanya memberi rekomendasi atau juga membantu perubahan di CMS/developer workflow.
5. Evaluasi backlink
Hindari volume backlink massal tanpa relevansi dan proses acquisition yang jelas.
6. Reporting
Laporan sebaiknya memuat pekerjaan, issue, impressions, clicks, rankings, conversion, dan prioritas berikutnya.
7. Ownership
Search Console, Analytics, CMS, domain, dan content asset tetap sebaiknya berada di bawah kontrol bisnis.
8. Ekspektasi realistis
SEO membutuhkan waktu yang berbeda menurut kondisi situs, demand, competition, dan implementation. Hindari vendor yang memberi jaminan ranking tertentu.
Kesimpulan
Pilih agen SEO berdasarkan process dan fit, bukan slogan. Lihat jasa SEO Dino Agency.
