Cara Meningkatkan Conversion Website: 7 Area yang Perlu Diaudit

Conversion rate yang rendah tidak otomatis berarti website harus redesign. Audit perlu mencari titik friction yang paling dekat dengan keputusan pengguna.

1. Message

Pengunjung harus cepat memahami offer, target customer, dan manfaat utama.

2. Offer

Harga, scope, bonus, guarantee, atau value proposition perlu cukup jelas dan realistis.

3. Trust

Gunakan proof, contact, policy, portfolio, review, atau case study yang dapat diverifikasi.

4. CTA

Pastikan tindakan utama sesuai stage: WhatsApp, form, booking, add-to-cart, atau purchase.

5. Mobile dan speed

Uji halaman di perangkat nyata dan koneksi yang wajar.

6. Form atau checkout

Kurangi field dan langkah yang tidak diperlukan.

7. Traffic quality

Conversion rendah bisa berasal dari audience atau keyword yang salah, bukan hanya halaman.

Kesimpulan

CRO harus menghubungkan traffic, page behavior, dan business outcome.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja