Website agency sering terlalu penuh karena semua layanan, portfolio, dan cerita brand dimasukkan ke homepage. Struktur yang lebih jelas membantu calon pelanggan memahami spesialisasi dan bergerak ke halaman yang relevan.
Homepage
Menjelaskan positioning, layanan utama, proof, dan jalur ke service page.
Service page
Setiap layanan utama memiliki halaman sendiri jika intent, scope, dan prosesnya berbeda.
Portfolio dan case study
Portfolio menunjukkan contoh pekerjaan; case study menjelaskan masalah, proses, dan hasil jika datanya tersedia.
About
Membantu verifikasi bisnis, tim, pengalaman, dan lokasi.
Contact
Memberi jalur konsultasi yang jelas serta ekspektasi langkah berikutnya.
Supporting content
Artikel menjawab pertanyaan calon pelanggan dan mengarahkan ke money page secara kontekstual.
Internal linking
Homepage → service page → supporting content → kembali ke money page membentuk graph yang lebih sehat daripada artikel berdiri sendiri.
Kesimpulan
Struktur website agency harus mengikuti user journey dan ownership intent. Untuk contoh layanan utama Dino Agency, lihat jasa digital marketing.
