UKM sering membutuhkan bantuan agency karena resource internal terbatas. Namun, pemilihan partner harus mengikuti kebutuhan bisnis, bukan hanya harga atau popularitas.
Mulai dari objective
Tentukan apakah kebutuhan utama adalah website, lead generation, ecommerce, SEO, ads, content, atau kombinasi beberapa fungsi.
Sesuaikan dengan budget
Budget media, fee agency, biaya produksi creative, dan biaya website perlu dihitung bersama agar ekspektasi realistis.
Periksa scope
Tanyakan deliverable, PIC, approval, reporting, dan apa yang tidak termasuk.
Ownership akun
Ad account, pixel, analytics, domain, dan CMS sebaiknya tetap dimiliki bisnis.
Reporting
Laporan perlu menghubungkan spend dan pekerjaan dengan lead, sales, atau KPI yang relevan.
Komunikasi
Tentukan cadence meeting, response time, dan escalation path sejak awal.
Kesimpulan
Agency yang cocok untuk UKM adalah yang scope, cara kerja, dan economics-nya sesuai kondisi bisnis.
