Go-live adalah awal fase operasional website. Setelah itu, perubahan konten, software, campaign, produk, dan perilaku pengguna dapat membuat kualitas website menurun jika tidak dipantau.
1. Content
Periksa harga, layanan, stok, kebijakan, FAQ, dan artikel yang perlu diperbarui.
2. Security
Update core, plugin, theme, user access, password policy, dan vulnerability sesuai platform.
3. Performance
Pantau halaman lambat, asset berat, error, dan hosting resource.
4. SEO
Periksa crawl, index, sitemap, redirect, canonical, broken link, dan internal linking.
5. Tracking
Validasi analytics, pixel, form, purchase, atau event utama setelah ada perubahan halaman.
6. Conversion
Uji WhatsApp, form, booking, cart, checkout, payment, dan confirmation flow.
7. Backup
Pastikan backup berjalan dan proses restore pernah diuji.
8. Ownership
Review domain, hosting, admin, analytics, dan vendor access secara berkala.
Kesimpulan
Lifecycle management membantu website tetap aman, akurat, dan mendukung bisnis setelah launch. Lihat juga audit website setelah launch.
