Pengguna memiliki kapasitas perhatian terbatas. Website yang menampilkan terlalu banyak pilihan, pesan, dan elemen sekaligus dapat membuat keputusan terasa lebih sulit.
Kurangi pilihan yang tidak perlu
Menu, CTA, paket, dan filter sebaiknya hanya menampilkan opsi yang benar-benar relevan pada tahap tersebut.
Gunakan visual hierarchy
Ukuran, spacing, contrast, dan urutan konten membantu pengguna mengetahui apa yang perlu dibaca lebih dulu.
Progressive disclosure
Informasi detail dapat ditampilkan setelah pengguna membutuhkan konteksnya, misalnya accordion FAQ atau detail spesifikasi.
Form sederhana
Minta data minimum untuk menyelesaikan tujuan. Field tambahan dapat diminta pada tahap berikutnya jika dibutuhkan.
Label yang jelas
Button “Kirim” sering kurang informatif dibanding “Minta Penawaran” atau “Lanjut ke Pembayaran” jika itu memang tindakannya.
Jangan manipulatif
UX psychology sebaiknya membantu pengguna memahami pilihan, bukan memaksa melalui dark pattern, timer palsu, atau scarcity yang tidak benar.
Kesimpulan
Mengurangi cognitive load membantu pengguna memproses informasi dan mengambil keputusan dengan lebih nyaman.
