Untuk bisnis jasa, portfolio dan case study membantu calon pelanggan memahami jenis pekerjaan yang pernah ditangani. Keduanya berbeda: portfolio menunjukkan contoh, sedangkan case study memberi konteks masalah, proses, dan hasil.
Portfolio
Tampilkan proyek yang relevan dengan layanan utama. Beri konteks singkat tentang jenis bisnis, scope, dan deliverable.
Case study
Gunakan struktur masalah, objective, pekerjaan, keputusan, hasil, dan pelajaran. Jangan membuat angka atau klaim hasil yang tidak dapat diverifikasi.
Izin klien
Pastikan logo, screenshot, data, testimonial, dan nama klien boleh dipublikasikan.
Visual
Gunakan gambar yang benar-benar berasal dari proyek dan jangan memodifikasi hasil sehingga menyesatkan.
Hubungkan ke layanan
Setiap case study sebaiknya mengarah ke service page yang relevan agar user journey tidak berhenti.
CTA
Berikan langkah berikutnya seperti konsultasi atau request quotation sesuai jenis layanan.
Kesimpulan
Portfolio dan case study yang kredibel membantu calon pelanggan menilai fit tanpa bergantung pada klaim promosi.
